4 Tingkatan Game Kemampuan

http://www.cheapnorthfacejacketsusa.com – Okay, jadi saat ini kita akan membahas dan berbicara mengenai gamer. Bukan seperti sebelumnya dimana yang kita bahas tak jauh-jauh dari game, jenis, kategori, hingga kategori permainan apa saja yang wajib dan harus kamu kuasai untuk bertanding di turnamen e-sports. Tidak juga seperti biasanya yang mana kami akan membahas mengenai gaming CPU, tools hingga gadget tambahan yang diperlukan untuk bermain game, hingga spesifikasi yang dibutuhkan.

Kali ini, yang akan kami bahas justru tingkatan dari para gamer ini sendiri. Termasuk juga, level yang ada pada para gamer. Dimana para gamer ini sendiri biasanya memiliki banyak tingkatan berbeda. Namun kali ini, yang akan kami bahas justru level dan tingkatan para gamer berdasar dari kemampuan mereka. Yuk di bawah ini.

1. Newbie

Level pertama ini pastinya sudah tak asing lagi bagi kamu. Yang meski bukanlah gamer, pasti sering mendengar bagaiaman seseorang disebut sebagai newbie. Newbie pada intinya merupakan seorang pemula. Ia biasanya baru pertama kali bermain game, dan belum begitu paham mengenai ritme, aturan hingga cara bermain di sebuah game. Bahkan bagaimana cara bermain dari game itu sendiri.

Ada dua jenis newbie, yang pertama ia benar-benar baru bermain game. Katakan saja seseorang yang terbiasa bermain game konsol akan menjadi seorang newbie ketika bermain di game online di PC atau komputer. Ia biasanya seakan masih meraba-raba dengan cara permainan dan lain sebagainya.

Tipe kedua, newbie yang baru pertama kali bermain di sebuah game. Ia mungkin sudah sangat sering bermain game, namun pada judul dan jenis lain. Misalnya seorang gamer yang terbiasa bermain sport game FIFA akan menjadi newbie ketika bermain di game MOBA seperti DOTA 2.

2. Medium

Tak selamanya seorang gamer berada di tingkatan newbie. Pada suatu tingkatan, ia akan naik level menjadi medium. Level gamer satu ini sebenarnya tak jauh berbeda dengan level gamer newbie. Ia masih belum memiliki banyak pengetahuan, namun yang pasti sudah tidak meraba-raba lagi dengan cara bermain dan aturan dari permainan tersebut.

Medium ini biasanya sudah memiliki cukup pengalaman untuk menentukan langkah apa yang harus diambil di game berikutnya. Meski bisa saja langkah yang ia ambil belum tepat. Berita Bola Terkenal hanya di : http://megabola389.blogspot.sg/

Untuk jenis permainan yang sifatnya tim dan MOBA, jenis medium dan newbie ini masih sering dihindari oleh pemain lain untuk berada di tim yang sama. Alasannya tentu saja masih belum banyak pengalaman. Karena itu sebaiknya medium memang menambah pengalaman melalui game single player lebih dulu.

3. Noob

Tingkatan berikutnya dari medium adalah noob. Di tingkatan ini, gamer biasanya sudah memiliki pengalaman yang lebih banyak. Mereka pun sudah memiliki pengatahuan dan memiliki beberapa trik yang bisa digunakan dalam permainan game. Namun sayangnya, biasanya pemain yang berada di tingkatan ini juga sudah mengetahui seluk beluk game sehingga pemain lain pun lebih memilih untuk menjadikannya tim dibandingkan dengan tipe pemain di level yang lain.

Lalu, bagaimana dengan kekurangan dari level pemain ini sendiri? Tipe pemain ini biasanya akan stuck di level tersebut dan enggan meningkatkan kemampuan. Mereka biasanya memiliki rasa percaya diri yang tinggi, bahkan terlalu tinggi. Ia pun kerap kali “menceramahi” pemain lain yang dianggap newbie. Terutama ketika bermain tim.

Karena itu, kadang kala tipe pemain di level noob ini pun dihindari dan bahkan dibendi.

4. Pro

Terakhir adalah tipe pemain di level pro, dimana pemain ini sudah benar-benar ahli dan sudah sangat paham dengan permainan. Pemain pro ini biasanya termasuk pemain profesional yang bermain game sebagai profesi atau bahkan atlet di e-sport. Tak heran bukan bila kemampuannya jauh di atas rata-rata pemain lain?

Selain itu, pemain pro ini pun biasanya sudah memahami trik yang ada di game. Ia pun menjadi pemain yang membentuk tim dan biasanya lebih senang bermain dengan pemain tipe medium dari pada noob. Meskipun banyak juga yang kebalikannya. Keahliannya sudah tak diragukan lagi.